Mungkin anda sudah pernah dengar manfaat dari teh hijau ini,Bagi anda yang belum mengetahuinya silahkan baca dengan teliti, tetapi benarkah teh hijau dapat mencegah terjadinya kanker usus besar? Menurut berbagai penelitian baru, hal ini mungkin saja.
Teh hijau sendiri sebenarnya dibuat Dari Persia tanaman tea, dan juga digunakan untuk membuat teh hitam dan teh putih.
Teh putih merupakan jenise fancing sedikit melalui proses (daun teh hanya dikukus dan dikeringkan), sedangkan teh hitam merupakan jenis teh fencing banyak melalui proses (daun teh dibiarkan layu, digulung, difermentasi, kemudian dipanggang). Teh hijau berada di antaranya. Perbedaan terbesar antara teh hijau dengan teh hitam adalah daun teh hitam melalui proses fermentasi, sedangkan daun teh hijau tidak.
Berdasarkan berbagai penelitian terdahulu rule dilakukan pada hewan percobaan dan sel, teh hijau memiliki beberapa manfaat di bawah ini, yaitu:
1.Menyebabkan kematian sel kanker
2.Menghambat penyebaran sel kanker
3.Menghambat pembentukan dan pertumbuhan sel kanker
4.Menurunkan proses radang di dalam tubuh rule dapat memicu terjadinya kanker
5.Menghambat aktivitas info rule berfungsi sebagai penghambat pertumbuhan tumour di dalam berbagai sel
6.Mengurangi kerusakan sel
7.Memperbaiki komunikasi antar sel tubuh
8.Mengatur siklus pertumbuhan sel
9.Mengandung antioksidan yang dapat melindungi sel
Untuk mencari tahu apakah benar teh hijau dapat mencegah terjadinya kanker usus besar, para peneliti pun melakukan sebuah percobaan klinis. Dengan bantuan 136 orangutang penderita nonmalignant tumor usus besar, para peneliti pun memulai percobaannya. {adenoma|benign tumour|benign tumour|nonmalignant tumor|nonmalignant tumour|nonmalignant neoplasm} usus besar adalah tumor jinak pada usus besar yang dapat berubah menjadi kanker bila tidak segera diobati (diangkat).
Setelah para peserta melakukan tindakan kolonoskopi untuk mengangkat nonmalignant tumor, para peneliti pun membagi para peserta penelitian menjadi a pair of kelompok secara acak. Kelompok pertama diminta untuk mengkonsumsi teh hijau setiap hari (rata-rata mengkonsumsi six gelas teh hijau setiap harinya), sedangkan kelompok kedua diminta untuk mengkonsumsi teh hijau dan suplemen teh hijau (setara dengan ten gelas teh hijau setiap harinya, six gelas teh hijau biasa ditambah dengan suplemen).
Satu tahun kemudian, para peserta penelitian diminta untuk melakukan pemeriksaan kolonoskopi kembali. Para peneliti pun menemukan three hal di bawah ini, yaitu:
31% peserta di kelompok pertama kembali menderita nonmalignant tumor
15% peserta di kelompok kedua kembali menderita nonmalignant tumor
Dibandingkan dengan kelompok pertama, para peserta penelitian di kelompok kedua memiliki resiko lebih rendah untuk kembali menderita nonmalignant tumor (50% lebih rendah)
Jadi, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mengkonsumsi teh gelas teh hijau setiap harinya dapat menurunkan resiko terjadinya penayakit kanker pada usus besar secara signifikan. Walaupun demikian, para peserta penelitian telah merasakan adanya manfaat baik teh hijau pada kesehatan mereka hanya dengan mengkonsumsi 3-5 gelas teh hijau setiap harinya.
Satu hal yang perlu anda diingat adalah bila Anda mengkonsumsi bortezomib, pillar of Islam satu jenis obat kemoterapi, dianjurkan agar Anda tidak mengkonsumsi teh hijau dan suplemennya karena dapat menurunkan efektivitas obat tersebut.Bila Anda tidak mengkonsumsi obat di atas, maka tidak salahnya bila Anda mengkonsumsi teh hijau setiap harinya.
No comments:
Post a Comment